Nama : Riska
Nim :12001316
Kelas : 4H
Magang
Manajemen Kelas
Dari beberapa
sumber yang telah saya baca dan pahami dapat di artikan manajemen merupakan
kemampuan dan ketrampilan khusus yang dimiliki oleh seseorang untuk melakukan
suatu kegiatan baik secara perorangan ataupun bersama orang lain atau melalui
orang lain dalam upaya mencapai tujuan organisasi secara produktif , efektif
dan efisien.
Sebelum
membahas tentang manajemen kelas, terlebih dahulu kita mengetahui pengertian
dari pada kelas. Arikunto menjelaskan pengertian kelas sebagai sekelompok siswa
yang pada waktu yang sama menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama. Dan
yang dimaksud dengan kelas, bukan hanya kelas yang merupakan ruangan yang
dibatasi dinding tempat para siswa berkumpul bersama untuk mempelajari segala
yang disajikan oleh pengajar, tetapi lebih dari itu kelas merupakan suatu unit
kecil siswa yang berinteraksi dengan guru dalam proses pembelajaran dengan
beragam keunikan yang dimiliki.
Setelah mengetahui
pengertian tentang manajemen dan kelas, maka dapat di tarik kesimpulan
manajemen kelas
merupakan segala usaha yang diarahkan untuk mewujudkan suasana pembelajaran
yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan
baik sesuai dengan kemampuan. Atau dapat dikatakan bahwa manajemen kelas
merupakan usaha sadar untuk mengatur kegiatan proses pembelajaran secara
sistematis. Usaha sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar, penyiapan
sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi kondisi
proses pembelajaran dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan
baik dan tujuan kurikurer dapat tercapai.
Berdasarkan
uraian dan pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa manajemen kelas adalah
proses atau upaya yang dilakukan oleh seseorang guru secara sistematis untuk
menciptakan dan mewujudkan kondisi kelas yang dinamis dan kondusif dalam rangka
menciptakan pembelajaran yang efektif dan efisien.
Sebagai
pengelolaan kelas guru atau wali kelas dituntuk mengelolan kelas sebagai
lingkungan belajar siswa. Juga sebagai bagian dari lingkungan sekolah yang
perlu diorganisasikan. Karena tugas guru yang utama adalah menciptakan suasana
di dalam kelas agar terjadi interaksi pembelajaran dengan baik dan
sungguh-sungguh. Oleh sebab itu, guru dan wali kelas dituntut memiliki
kemampuan yang inovatif dalam mengelola kelas.
Dengan
pengelolaan kelas yang baik diharapkan dapat tercipta kondisi kelompok belajar
yang proporsional terdiri dari lingkungan kelas yang baik yang memungkinkan
siswa berbuat sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, serta tersedia kesempatan
yang memungkinkan untuk sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan dengan
guru, sehingga siswa mampu melakukan self activity dan self control secara
bertahap, tetapi pasti menuju taraf yang lebih dewasa.
Secara umum
yang menjadi tujuan pengelolaan kelas dalam pandangan sudirman adalah penyedian
fasilitas bagi bermacam-macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial,
emosional dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu
memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang
memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional dan
sikap apresiasi para siswa
Sedangkan Secara khusus yang menjadi tujuan
pengelolaan kelas dalam pandangan Usman adalah mengembangkan kemampuan siswa
dalam menggunakan alat-alat belajar, menyediakan kondisi-kondisi yang
memungkinkan siswa belajar dan bekerja, serta membantu siswa untuk memperoleh
hasil yang diharapkan.
Peningkatan
mutu pendidikan sekolah perlu di dukung dengan kemampuan mengelola dan
manajemen kelas. Sekolah ataupun kelas harus ada perkembangan. Oleh karena itu,
perlu adanya hubungan baik guru dengan murid agar tercipta suasana pembelajaran
yang kondusif dan menyenangkan. Selain itu, kelas harus diatur agar menjadi
lingkungan pendidikan yang dapat menumbuhkan kreativitas, kedisiplinan, dan
semangat belajar siswa. Dengan alasan inilah perlu adanya implementasi
manajemen kelas. Untuk mengimplementasikan manajemen kelas secara efektif dan
efisien, guru harus memiliki pengetahuan dan pandangan luas tentang mengelola
kelas. Selain itu, guru di tuntut untuk melakukan fungsinya sebagai guru dalam
meningkatkan proses pembelajaran, dengan manajemen kelas, membina, dan
memberikan saran positif kepada siswa. Selain itu, guru juga harus melakukan
tukar fikiran kepada siswanya.Seorang guru harus mengimplementasikan manajemen
kelas dengan baik. Sebelum pembelajaran dimulai, guru harus mempersiapkan semua
yang diperlukan dalam proses pembelajaran. Tahap-tahap pengelolaan dan
pelaksanaan proses pembelajaran adalah:
a.Perencanaan
b. Pengorganisasian
c. Pengarahan
d. Pengawasan
Adapun aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam manajemen
kelas adalah sifat kelas, pendorong kekuatan kelas, situasi kelas,
tindakan selektif, dan kreatif (Johnson dan Bany, 1970). Kegiatan-kegiatan yang
perlu dilaksanakan dalam manajemen kelas sebagai aspek-aspek manajemen
kelas, seperti tertuang dalam Dirjen Dikdasmen (2000) adalah
1. mengecek kehadiran siswa
2. mengumpulkan hasil
pekerjaan siswa, memeriksa, dan menilai hasil pekerjaan tersebut
3. pendistribusian bahan
dan alat
4. mengumpulkan informasi
siswa, mencatat data pemeliharaan arsip
5. menyampaikan materi
pelajaran
6. memberikan tugas.
Sementara itu hal-hal yang perlu diperhatikan para guru,
khususnya guru baru dalam pertemuan pertama dengan siswa di kelas adalah
1. ketika bertemu dengan
siswa, guru harus: (a) bersikap tenang dan percaya diri, (b) tidak menunjukkan
rasa cemas, muka masam, atau sikap tidak simpatik; (c)
memberikan salam lalu memperkenalkan diri; dan (d) memberikan format isian
tentang data pribadi siswa atau guru menyuruh siswa menulis riwayat hidupnya
secara singkat
2. guru memberikan
tugas kepada siswa dengan tertib dan lancar
3. mengatur tempat duduk
siswa secara tertib dan teratur
4. menentukan tata
cara berbicara dan tanya jawab
5. membuat denah
kelas (tempat duduk siswa)
6. bertindak disiplin, baik terhadap siswa maupun terhadap diri sendiri (Dirjen Dikdasmen, 1996:13).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar