Jumat, 13 Mei 2022

Karakteristik Peserta Didik


Nama : Riska

Nim : 12001316

Kelas : 4H

Prodi : PAI

Makul : Magang 1

 

Karakteristik Peserta Didik

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Berjumpa lagi di blog saya pada kali ini pada kesempatan sebelum nya kita membahas mengenai 4 Kompentensi Guru Profesional nahh pada kesempatan ini kita akan mengulas mengenai Karakteristik Peserta Didik Karena kita masih dalam suasana lebaran saya mengucapkan taqabbalalahu minna wa minkum minalaidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Nah apakah disini teman-teman sudah ada yang mengerti atau paham mengenai apasih yang dimaksud dengan Karakteristik Peserta Didik? Jika masih ada yang tidak tau atau kurang mengerti mari kita bahas sama sama mengenai Karakteristik Peserta Didik.

 Memahami karakteristik peserta didik merupakan hal yang sangat penting guna tercapainya tujuan pembelajaran. Dalam kegiatan pembelajaran harus ada ketersambungan komunikasi antara pendidik dengan peserta didik. Karena itu pemahaman karakteristik peserta didik adalah sesuatu yang mutlak oleh pendidik karena adanya bermacam-macamnya karakter yang membutuhkan penanganan dan langkah yang berbeda. Untuk itu beberapa hal yang perlu kita fahami oleh pendidik antara lain

a.   Karakteristik Individu

Nahh apa sih Karateristik Individu? Individu berasal dari kata indivera yang berarti satu kesatuan organisme yang tidak dapat dipisahkan. Individu merupakan kata benda dari individual yang berarti orang atau perseorangan. Setiap individu pasti mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan, karena itu merupakan sifat kodrat manusia yang perlu diperhatikan. Perbedaan makna dari pertumbuhan dan perkembangan adalah istilah pertumbuhan digunakan untuk menyatakan perubahan kuantitatif mengenai aspek fisik atau biologis, sedangkan istilah perkembangan digunakan untuk perubahan kualitatif mengenai aspek psikis atau rohani. Dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, manusia memiliki berbagai kebutuhan yang dapat dibedakan menjadi kebutuhan primer dan kebutuhan sekunder. Selain itu seiring usianya bertambah, kebutuhan individupun akan juga bertambah.

b.    Karakteristik Individu Sebagai Peserta Didik

Individu memiliki sifat bawaan (heredity) dan karakteristik yang diperoleh dari pengaruh lingkungan sekitar. Menurut ahli psikologi, kepribadian dibentuk oleh perpaduan faktor pembawaan dan lingkungan. Karakteristik yang bersifat biologis cenderung lebih bersifat tetap, sedangkan karakteristik yang berkaitan dengan faktor psikologis lebih mudah berubah karena dipengaruhi oleh pengalaman dan lingkungan. Setiap peserta didik memiliki karakteristik, yaitu Kehidupan individu yang utuh, lengkap, dan memiliki ciri khusus/unik.

Kehidupan pribadi seseorang menyangkut berbagai aspek, antara lain:

1.     aspek emosional

2.     aspek sosial psikologis

3.     aspek sosial budaya

4.     kemampuan intelektual terpadu secara integratif terhadap faktor lingkungan.

Karakteristik kehidupan pribadi bersifat khusus, dengan kata lain tidak dapat disamakan dengan individu-individu lainnya. Seseorang individu juga memerlukan sebuah pengakuan dari pihak lain tentang harga dirinya. Ia mempunyai harga diri dan berkeinginan untuk selalu mempertahankan harga diri tersebut. Menurut ahli psikologi perkembangan kehidupan pribadi manusia dipengaruhi oleh faktor keturunan (pembawaan) dan faktor lingkungan (pengalaman).

Aliran Nativisme menyatakan perkembangan pribadi telah ditentukan sejak lahir, sedangkan aliran Empirisme menyatakan perkembangan pribadi dibentuk oleh lingkungan hidupnya. Aliran yang menyatakan bahwa kedua faktor itu secara terpadu memberikan pengaruh tarhadap kehidupan seseorang adalah aliran konvergensi. Perkembangan pribadi setiap individu berbeda-beda sesuai dengan pembawaan dan lingkungan tempat mereka hidup dan dibesarkan. Oleh karena itu, kepribadian setiap individu akan berbeda-beda sesuai denga sifat badan dan kondisi lingkungan hidupnya.Adapun kepribadian atau tingkah laku seseorang dipengaruhi oleh proses perkembangan kehidupan sebelumnya dan dalam perjalanannya berinteraksi dengan lingkungannya serta kejadian-kejadian saat sekarang. Kehidupan pribadi yang mantap akan membentuk perilaku yang mantap pula, sehingga mampu memecahkan berbagai permasalahan hidupnya.Sebagai upaya pengembangan kehidupan pribadi dapat dilakukan sebagai berikut:

1.     Membiasakan hidup sehat, teratur, serta efisien waktu, mengenal dan memahami nilai-nilai dan norma sosial yang berlaku secara baik dan benar.

2.     Mengerjakan tugas dan pekerjaan sehari-hari secara mandiri dan penuh tanggung jawab.

3.     Sering bersosialisasi dengan masyarakat.

4.     Melatih cara merespon berbagai masalah dengan baik.

5.     Menghindari sikap dan tindakan yang bersifat lari dari masalah.

6.     Disiplin, patuh, dan tanggung jawab terhadap aturan hidup keluarga.

7.     Melaksanakan peran sesuai status dan tanggung jawab dalam kehidupan keluarga.

8.     Berusaha dengan sungguh-sungguh untuk meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan ketrampilan sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki, baik melalui pendidikan yang formal maupun tidak.

Selain itu perlu diciptakan suasana yang kondusif dan keteladanan dari pihak yang memiliki otoritas, serta mengefektifkan perkembangan sosial. Tentang pertumbuhan dan perkambangan para ahli menyatakan bahwa istilah pertumbuhan tidak bisa dipisahkan, namun bila ingin dibedakan maka pertumbuhan lebih menunjuk kepada perubahan fisik sedang pekembangan lebih menuju kepada perubahan psikis dimana perubahan-perubahan tersebut terjadi akibat dari kekuatan-kekuatan interen secara otomatis dan kekuatan-kekuatan dari luar.

Jadi dapat disimpulkan Karakteristik peserta didik adalah totalitas kemampuan dan perilaku yang ada pada pribadi mereka sebagai hasil dari interaksi antara pembawaan dengan lingkungan sosialnya, sehingga menentukan pola aktivitasnya dalam mewujudkan harapan dan meraih cita-cita. Karakteristik peserta didik di artikan sebagai ciri dari kualitas perorangan peserta didik yang ada pada umumnya meliputi antara lain kemampuan akademik, usia dan tingkat kedewasaan, motivasi terhadap mata pelajaran, pengalaman, ketrampilan, psikomotorik, kemampuan kerjasama, serta kemampuan sosial.

Karakteristik peserta didik meliputi: etnik, kultural, status sosial, minat, perkembangan kognitif, kemampuan awal, gaya belajar, motivasi, perkembangan emosi, perkembangan sosial, perkembangan moral dan spiritual, dan perkembangan motoric.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SILABUS

  Nama : Riska Nim: 12001316 Kelas : 4H Prodi : PAI Makul : Magang SILABUS Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Berjumpa lagi di bl...