Sabtu, 04 Juni 2022

Strategi Pembelajaran

 Nama : Riska

Nim : 12001316

Kelas : 4H

Prodi : PAI

Makul : Magang

 

Strategi Pembelajaran

Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh berjumpa lagi dengan saya , pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai strategi Pembelajaran , Nahh mungkin teman-teman masih asa yang belum paham atau mengerti apa yang dimaksud dengan strategi Pembelajaran, tujuan dan manfaat dari strategi pembelajaran, macam-macam strategi pembelajaran yang mana akan kita bahas pada kesempatan kali ini.

Dari beberapa sumber yang telah saya baca dan pahami dapat di tarik simpulan bahwa strategi pembelajaran diartikan dengan sebuah perencanaan yang mengandung rangkaian kegiatn yang dibentuk dalam sebuah tindakan (rangkaian kegiatan) yang dirancan untuk meraih tujuan pendidikan tertentu.Strategi pembelajaran adalah suatu rencana, metode dan perangkat aktivitas yang terencana untuk meraih tujuan pembelajaran. Definisi lain dari strategi pembelajaran yaitu suatu rencana rangkaian kegiatan yang pada pemakaian metode dan penggunaan akan semua sumber daya atau kekuatan demi adanya pembelajaran yang disusun untuk meraih tujuan tertentu.

Fungsi dan tujuan dari strategi pembelajaran antara lain Memberikan isi pembelajaran kepada pembelajar dan Menyajikan informasi atau bahan-bahan yang dibutuhkan dalam belajar untuk menunjukkan unjuk kerja.

Sementara proses pembelajaran membutuhkan pengetahuan khusus, seni dan sains, akan bermanfaat untuk menyajikan topik secara efisien dan efektif kepada pendidik sesuai dengan tujuan.

Strategi ini, yakni mempunyai banyak jenis, yang dapat Anda dengar dari ulasan sebagai berikut:

1.Strategi Inkuiri atau SPI

Strategi untuk pertanyaan mencakup sejumlah kegiatan pembelajaran yang berfokus pada proses berpikir analitis dan kritis dalam pencarian dan menjawab pertanyaan. Sedangkan pertanyaan dan jawaban sering diajukan antara siswa dan guru untuk proses berpikir ini.

2. Strategi Expositorist atau SPE

Sistem pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menegaskan proses pemberian pengetahuan atau materi yang diberikan secara lisan oleh guru kepada siswa yang ingin membantu siswa menguasai materi secara efektif.

3. Strategi Berdasarkan Strategi atau SPBM

Pembelajaran SPBN adalah strategi pembelajaran yang menggabungkan beberapa kegiatan pembelajaran yang telah menyoroti proses penyelesaian masalah ilmiah.SPBM didasarkan pada psikologi kognitif, yang dapat dibebaskan dari asumsi bahwa belajar adalah proses perubahan perilaku melalui pengalaman.

4. Strategi Kooperatif atau SPK

Metode pembelajaran itu termasuk dalam sebuah sserangkaian kegiatan belajar yang dilakukan siswa dalam kelompok tertentu untuk mencapai perumusan tujuan pembelajaran.Strategi sistem pembelajaran kooperatif menggunakan kelompok atau tim kecil yang terdiri dari 4 hingga 6 orang yang mempunyai sebuah latar belakang akademik yang ras, kuat, atau jenis kelamin.

5. Tingkatkan Kemampuan Berpikir atau SPPKB

Jenis strategi ini diterapkan dalam suatu menyoroti keterampilan berpikir siswa. Materi yang disajikan tidak hanya disajikan dengan cara ini.Tetapi siswa dibimbing melalui proses untuk menemukan konsep mereka sendiri yang harus dikuasai dengan terus menangani proses dialog dan menggunakan pengalaman siswa.

Strategi ini yakni tidak hanya digunakan untuk memudahkan siswa mendapatkan pengetahuan tentang materi yang diberikan oleh guru atau pelatih. Namun, strategi pembelajaran juga dapat mengurangi kebosanan di dalam atau di luar kelas.

Saat menyerap sebuah pengetahuan, siswa memiliki keterampilan penyerapan yang berbeda, sehingga mereka perlu menggunakan strategi pembelajaran yang tepat. Berikut ialah beberapa contoh strategi, yakni:

a. Debat Aktif

Strategi dengan debat aktif lebih tepat. Contohnya guru dapat membagi kelas menjadi dua kelompok berdasarkan pada debat aktif dan kemudian memberikan tugas dengan kelebihan dan kekurangan kepada siswa.Guru bisa membuat dalam setiap kelompok menjadi representatif dan mendudukkannya sebagai pembicara 3. Setiap kelompok dapat mengekspresikan pandangan mereka dengan mengubah.Para pembicara kemudian kembali ke kelompok mereka untuk meminta pendapat mereka, mengembangkan strategi sebagai berdebat dengan kelompok lain.Tujuan dari strategi ini adalah sebagai melatih siswa untuk mengembangkan argumen yang kuat untuk menyelesaikan masalah kontroversial.

b. Setiap Siswa Berperan Sebagai Guru

Langkah selanjutnya adalah bagi guru untuk mendistribusikan kertas kepada siswa dan kemudian meminta siswa untuk menuliskan pertanyaan yang telah mereka pelajari.Pertanyaan-pertanyaan ini dapat didiskusikan di kelas. Setelah makalah dibuat secara acak, makalah akan didistribusikan secara acak kepada siswa dan pertanyaan tidak akan pernah kembali.Kemudian guru dapat meminta siswa untuk memahami kuesioner dengan lebih baik setiap waktu dan memikirkan jawabannya. Karena ini membuat siswa lebih percaya diri dan tidak takut melakukan kesalahan. Dalam meningkatkan sebuah proses diskusi, guru bisa meminta siswa lain akan melakukan sesuatu hal yang sama dan pada waktu yang tepat.

 

c. Mencari Informasi

Langkah-langkah yang dapat Anda gunakan dalam strategi pencarian informasi Anda berasal dari guru yang memberikan referensi yang relevan dengan topik kelas.

 

Prosedur (Langkah-Langkah) Pelaksanaan Strategi Pembelajaran

1. Persiapan

Tahap persiapan berkaitan dengan mempersiapkan siswa untuk menerima pelajaran. Dalam strategi ekspositori, langkah persiapan merupakan langkah yang sangat penting. Keberhasilan pelaksnaan pembelajaran dengan menggunakan strategi ekspositori sangat tergantung pada langkah persiapan. Tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan persiapan adalah:

1.     mengajak siswa keluar dari kondisi mental yang pasif

2.     membangkitkan motivasi dan minat siswa untuk belajar

3.     merangsang dan menggugah rasa ingin tahu siswa

4.     menciptakan suasana dan iklim pembelajaran yang terbuka.

 

Beberapa hal yang harus dilakukan dalam langkah persiapan di antaranya adalah:

1.     berikan sugesti yang positif fan hindari sugesti yang negatif

  1. mulailah dengan mengemukakan tujuan yang harus dicapai
  2. bukalah file (wawasan) dalam otak siswa.

2. Penyajian

Langkah penyajian adalah langkah penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Yang harus dipikirkan oleh setiap guru dalam penyajian ini adalah bagaimana agar materi pelajaran dapat dengan mudah ditangkap dan dipahami oleh siswa. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan langkah ini:

1.     Gunakan bahasa yang komunikatif dan sesuai dengan perkembangan siswa yang diajar

2.     Gunakan intonasi suara yang terkontrol dan sesuai dengan materi yang disampaikan

3.     Guru harus menjaga kontak mata dengan siswa

4.     Gunakan joke-joke yang menyegarkan

3. Korelasi

Langkah korelasi adalah langkah menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa atau dengan hal-hal lain yang memungkinkan siswa dapat menangkap keterkaitannya dalam struktur pengetahuan yang telah dimilikinya. Langkah korelasi dilakukan tiada lain untuk memberikan makna terhadap materi pelajaran, baik makna untuk memperbaiki struktur pengetahuan yang telah dimilikinya maupun makna untuk meningkatkan kualitas kemampuan berpikir dan kemampuan motorik siswa.


4. Menyimpulkan

Menyimpulkan adalah tahapan untuk memahami inti (core) dari materi pelajaran yang telah disajikan. Langkah menyimpulkan merupakan langkah yang sangat penting dalam strategi ekspositori, sebab melalui langkah menyimpulkan siswa akan dapat mengambil inti sari dari proses penyajian. Menyimpulkan berarti pula memberikan keyakinan kepada siswa tentang kebenaran suatu paparan. Dengan demikian, siswa tidak merasa ragu lagi akan penjelasan guru.

Menyimpulkan bisa dilakukan dengan beberapa cara, di antaranya pertama, dengan cara mengulang kembali inti-inti materi yang menjadi pokok persoalan. Dengan cara demikian, diharapkan siswa dapat menangkap inti materi yang telah disajikan. Kedua, dengan cara memberikan beberapa pertanyaan yang relevan dengan materi yang telah disajikan. Dengan cara demikian, diharapkan siswa dapat mengingat kembali keseluruhan materi pelajaran yang telah dibahas, Ketiga, dengan cara maping melalui pemetaan keterkaitan antarmateri pokok-pokok materi.

5. Mengaplikasikan

Langkah aplikasi adalah langkah unjuk kemampuan siswa setelah mereka menyimak penjelasan guru. Langkah ini merupakan langkah yang sangat penting dalam proses pembelajaran ekspositori, sebab melalui langkah ini guru akan dapat mengumpulkan informasi tentang penguasaan dan pemahaman materi pelajaran oleh siswa. Teknik yang biasa dilakukan pada langkah ini di antaranya, pertama, dengan membuat tugas yang relevan dengan materi yang telah disajikan. Kedua, dengan memberikan tes yang sesuai dengan materi pelajaran yang telah disajikan.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SILABUS

  Nama : Riska Nim: 12001316 Kelas : 4H Prodi : PAI Makul : Magang SILABUS Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh, Berjumpa lagi di bl...