Nama : Riska
Nim : 12001316
Kelas : 4H
Prodi : PAI
Makul : Magang
Strategi Pembelajaran
Assalamualaikum warohmatullahi wabarakatuh berjumpa lagi dengan
saya , pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai strategi
Pembelajaran , Nahh mungkin teman-teman masih asa yang belum paham atau
mengerti apa yang dimaksud dengan strategi Pembelajaran, tujuan dan manfaat
dari strategi pembelajaran, macam-macam strategi pembelajaran yang mana akan
kita bahas pada kesempatan kali ini.
Dari beberapa sumber yang telah saya baca dan pahami dapat di tarik
simpulan bahwa strategi pembelajaran diartikan dengan sebuah perencanaan yang
mengandung rangkaian kegiatn yang dibentuk dalam sebuah tindakan (rangkaian
kegiatan) yang dirancan untuk meraih tujuan pendidikan tertentu.Strategi
pembelajaran adalah suatu rencana, metode dan perangkat aktivitas yang
terencana untuk meraih tujuan pembelajaran. Definisi lain dari strategi
pembelajaran yaitu suatu rencana rangkaian kegiatan yang pada pemakaian metode
dan penggunaan akan semua sumber daya atau kekuatan demi adanya pembelajaran
yang disusun untuk meraih tujuan tertentu.
Fungsi dan tujuan dari strategi pembelajaran antara lain Memberikan
isi pembelajaran kepada pembelajar dan Menyajikan informasi atau bahan-bahan
yang dibutuhkan dalam belajar untuk menunjukkan unjuk kerja.
Sementara proses pembelajaran membutuhkan pengetahuan khusus, seni
dan sains, akan bermanfaat untuk menyajikan topik secara efisien dan efektif
kepada pendidik sesuai dengan tujuan.
Strategi ini, yakni mempunyai banyak jenis, yang dapat Anda dengar
dari ulasan sebagai berikut:
1.Strategi Inkuiri atau SPI
Strategi untuk pertanyaan mencakup sejumlah kegiatan pembelajaran
yang berfokus pada proses berpikir analitis dan kritis dalam pencarian dan
menjawab pertanyaan. Sedangkan pertanyaan dan jawaban sering diajukan antara
siswa dan guru untuk proses berpikir ini.
2. Strategi Expositorist atau SPE
Sistem pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang
menegaskan proses pemberian pengetahuan atau materi yang diberikan secara lisan
oleh guru kepada siswa yang ingin membantu siswa menguasai materi secara
efektif.
3. Strategi Berdasarkan Strategi atau SPBM
Pembelajaran SPBN adalah strategi pembelajaran yang menggabungkan
beberapa kegiatan pembelajaran yang telah menyoroti proses penyelesaian masalah
ilmiah.SPBM didasarkan pada psikologi kognitif, yang dapat dibebaskan dari
asumsi bahwa belajar adalah proses perubahan perilaku melalui pengalaman.
4. Strategi Kooperatif atau SPK
Metode pembelajaran itu termasuk dalam sebuah sserangkaian kegiatan
belajar yang dilakukan siswa dalam kelompok tertentu untuk mencapai perumusan
tujuan pembelajaran.Strategi sistem pembelajaran kooperatif menggunakan
kelompok atau tim kecil yang terdiri dari 4 hingga 6 orang yang mempunyai
sebuah latar belakang akademik yang ras, kuat, atau jenis kelamin.
5. Tingkatkan Kemampuan Berpikir atau SPPKB
Jenis strategi ini diterapkan dalam suatu menyoroti keterampilan
berpikir siswa. Materi yang disajikan tidak hanya disajikan dengan cara
ini.Tetapi siswa dibimbing melalui proses untuk menemukan konsep mereka sendiri
yang harus dikuasai dengan terus menangani proses dialog dan menggunakan pengalaman
siswa.
Strategi ini yakni tidak hanya digunakan untuk memudahkan siswa
mendapatkan pengetahuan tentang materi yang diberikan oleh guru atau pelatih.
Namun, strategi pembelajaran juga dapat mengurangi kebosanan di dalam atau di
luar kelas.
Saat menyerap sebuah pengetahuan, siswa memiliki keterampilan
penyerapan yang berbeda, sehingga mereka perlu menggunakan strategi
pembelajaran yang tepat. Berikut ialah beberapa contoh strategi, yakni:
a. Debat Aktif
Strategi dengan debat aktif lebih tepat. Contohnya guru dapat
membagi kelas menjadi dua kelompok berdasarkan pada debat aktif dan kemudian
memberikan tugas dengan kelebihan dan kekurangan kepada siswa.Guru bisa membuat
dalam setiap kelompok menjadi representatif dan mendudukkannya sebagai pembicara
3. Setiap kelompok dapat mengekspresikan pandangan mereka dengan mengubah.Para
pembicara kemudian kembali ke kelompok mereka untuk meminta pendapat mereka,
mengembangkan strategi sebagai berdebat dengan kelompok lain.Tujuan dari
strategi ini adalah sebagai melatih siswa untuk mengembangkan argumen yang kuat
untuk menyelesaikan masalah kontroversial.
b. Setiap Siswa Berperan Sebagai Guru
Langkah selanjutnya adalah bagi guru untuk mendistribusikan kertas
kepada siswa dan kemudian meminta siswa untuk menuliskan pertanyaan yang telah
mereka pelajari.Pertanyaan-pertanyaan ini dapat didiskusikan di kelas. Setelah
makalah dibuat secara acak, makalah akan didistribusikan secara acak kepada
siswa dan pertanyaan tidak akan pernah kembali.Kemudian guru dapat meminta siswa
untuk memahami kuesioner dengan lebih baik setiap waktu dan memikirkan
jawabannya. Karena ini membuat siswa lebih percaya diri dan tidak takut
melakukan kesalahan. Dalam meningkatkan sebuah proses diskusi, guru bisa
meminta siswa lain akan melakukan sesuatu hal yang sama dan pada waktu yang
tepat.
c. Mencari Informasi
Langkah-langkah yang dapat Anda gunakan dalam strategi pencarian
informasi Anda berasal dari guru yang memberikan referensi yang relevan dengan
topik kelas.
Prosedur
(Langkah-Langkah) Pelaksanaan Strategi Pembelajaran
1. Persiapan
Tahap persiapan berkaitan
dengan mempersiapkan siswa untuk menerima pelajaran. Dalam strategi
ekspositori, langkah persiapan merupakan langkah yang sangat penting.
Keberhasilan pelaksnaan pembelajaran dengan menggunakan strategi ekspositori
sangat tergantung pada langkah persiapan. Tujuan yang ingin dicapai dalam
melakukan persiapan adalah:
1. mengajak siswa keluar dari kondisi mental yang pasif
2. membangkitkan motivasi dan minat siswa untuk belajar
3. merangsang dan menggugah rasa ingin tahu siswa
4. menciptakan suasana dan iklim pembelajaran yang terbuka.
Beberapa hal yang harus dilakukan dalam langkah persiapan di antaranya
adalah:
1. berikan sugesti yang positif fan hindari sugesti yang
negatif
- mulailah dengan mengemukakan tujuan yang
harus dicapai
- bukalah file (wawasan) dalam otak siswa.
2. Penyajian
Langkah penyajian adalah
langkah penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang telah
dilakukan. Yang harus dipikirkan oleh setiap guru dalam penyajian ini adalah
bagaimana agar materi pelajaran dapat dengan mudah ditangkap dan dipahami oleh
siswa. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam
pelaksanaan langkah ini:
1. Gunakan bahasa yang komunikatif dan sesuai dengan
perkembangan siswa yang diajar
2. Gunakan intonasi suara yang terkontrol dan sesuai dengan
materi yang disampaikan
3. Guru harus menjaga kontak mata dengan siswa
4. Gunakan joke-joke yang menyegarkan
3. Korelasi
Langkah korelasi adalah
langkah menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa atau dengan
hal-hal lain yang memungkinkan siswa dapat menangkap keterkaitannya dalam
struktur pengetahuan yang telah dimilikinya. Langkah korelasi dilakukan tiada
lain untuk memberikan makna terhadap materi pelajaran, baik makna untuk
memperbaiki struktur pengetahuan yang telah dimilikinya maupun makna untuk
meningkatkan kualitas kemampuan berpikir dan kemampuan motorik siswa.
4. Menyimpulkan
Menyimpulkan adalah tahapan
untuk memahami inti (core) dari materi pelajaran yang telah disajikan. Langkah
menyimpulkan merupakan langkah yang sangat penting dalam strategi ekspositori,
sebab melalui langkah menyimpulkan siswa akan dapat mengambil inti sari dari
proses penyajian. Menyimpulkan berarti pula memberikan keyakinan kepada siswa
tentang kebenaran suatu paparan. Dengan demikian, siswa tidak merasa ragu lagi
akan penjelasan guru.
Menyimpulkan bisa dilakukan dengan beberapa cara,
di antaranya pertama, dengan cara mengulang kembali inti-inti materi yang
menjadi pokok persoalan. Dengan cara demikian, diharapkan siswa dapat menangkap
inti materi yang telah disajikan. Kedua, dengan cara memberikan beberapa
pertanyaan yang relevan dengan materi yang telah disajikan. Dengan cara demikian,
diharapkan siswa dapat mengingat kembali keseluruhan materi pelajaran yang
telah dibahas, Ketiga, dengan cara maping melalui pemetaan keterkaitan
antarmateri pokok-pokok materi.
5. Mengaplikasikan
Langkah aplikasi adalah
langkah unjuk kemampuan siswa setelah mereka menyimak penjelasan guru. Langkah
ini merupakan langkah yang sangat penting dalam proses pembelajaran
ekspositori, sebab melalui langkah ini guru akan dapat mengumpulkan informasi
tentang penguasaan dan pemahaman materi pelajaran oleh siswa. Teknik yang biasa
dilakukan pada langkah ini di antaranya, pertama, dengan membuat tugas yang
relevan dengan materi yang telah disajikan. Kedua, dengan memberikan tes yang
sesuai dengan materi pelajaran yang telah disajikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar